Tampilkan postingan dengan label bunga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunga. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Mei 2013
Contoh Peluang Investasi Budidaya Bunga Krisan

Tanaman hias krisan merupakan bunga potong yang penting di dunia. Prospek budidaya krisan sebagai bunga potong sangat cerah, karena pasar potensial yang dapat berdaya serap tinggi sudah ada. Diantara pasar potensial tersebut adalah Jerman, Inggris, Swiss, Italia, Austria, Amerika Serikat, Swedia dan sebagainya.
Saat ini krisan termasuk bunga yang paling populer di Indonesia karena memiliki keunggulan, yaitu bunganya kaya warna dan tahan lama. Bunga krisan terdiri atas sedikitnya 55 varietas, antara lain Pink Paso Dobel, Reagan, Salmon Impala, Klondike, Gold van Langen, Ellen van Langen, Yellow Puma dan Peach Fiji. Warnanya pun cukup beragam, yaitu merah tua, kuning, hijau, putih, campuran merah putih dan lainnya. Bunga elok itu kesegarannya dapat bertahan tidak layu di vas bunga hingga dua minggu sesudah dipetik.
“Jumlah varietas krisan memang banyak. Tapi, kami tidak menanam kesemuanya, kecuali hanya sekitar 11 jenis. Jenis-jenis itu kami pilih karena permintaan pasar lokal yang memang menyukainya. Dari kesebelas jenis itu, krisan berwarna kuning dan hijau yang paling banyak dicari. Persentasenya mencapai 90 persen, sementara sisanya memilih warna-warna lain,” ungkap Hantoko, pemilik kebun krisan asal Kecamatan Tutur Nongkojajar, Pasuruan, Jawa Timur.
Alhasil, peluang untuk mengembangkan budidaya tanaman krisan, guna memenuhi kebutuhan dalam maupun luar negeri agaknya tetap terbuka. Seiring permintaan bunga potong krisan yang semakin meningkat, maka peluang agribisnis tanaman ini sangat menarik dikembangkan sebagai lahan investasi.
Bila ingin mengembangkan budidaya bunga potong krisan, ada baiknya memahami betul tentang bunga ini, karena pemeliharaannya tergolong gampang-gampang susah. Menurut Hantoko, sebelum memutuskan membuka lahan untuk pembudidayaan krisan pada 2001 silam, ia lebih dulu mempelajari pola tanam hingga pemasaran ke berbagai daerah, bahkan hingga ke Bogor, Jawa Barat.
Ia sadar, membudidayakan krisan tidak segampang apel, agribisnis yang selama ini menjadi andalannya. Krisan, menurutnya, aslinya berasal dari luar negeri, tepatnya dari Belanda. Karena itu, tidak mudah membudidayakannya di sini, kecuali memenuhi persyaratan khusus, agar pengelolaannya tidak susah, dan bisa didapat hasil yang memuaskan.
Syarat-syarat tersebut diantaranya; bunga krisan sangat cocok ditanam pada lahan dengan ketinggian antara 700-1200 di atas permukaan laut (dpl). Namun, meski tanaman krisan membutuhkan air yang memadai, tetapi tidak tahan terhadap terpaan air hujan. Oleh karena itu, untuk daerah yang curah hujannya tinggi, penanaman dilakukan di dalam bangunan rumah plastik. Sedangkan untuk pembungaan membutuhkan cahaya yang lebih lama yaitu dengan bantuan cahaya dari lampu TL dan lampu pijar. Penambahan penyinaran yang paling baik adalah tengah malam antara jam 22.30–01.00 dengan lampu 150 watt untuk areal 9 meter persegi, dan lampu dipasang setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah. Periode pemasangan lampu dilakukan sampai fase vegetatif (2-8 minggu) untuk mendorong pembentukan bunga.
Selain itu, suhu udara harus diatur sedemikian rupa. Suhu udara terbaik untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah antara 20-26 derajat selsius. Toleran suhu udara untuk tetap tumbuh adalah 17-30 derajat selsius. Dan, tanaman krisan membutuhkan kelembaban yang tinggi untuk awal pembentukan akar bibit, setek diperlukan 90-95 persen. Tanaman muda sampai dewasa antara 70-80 persen, diimbangi dengan sirkulasi udara yang memadai. Sementara kadar CO2 di alam sekitar 3000 ppm. Kadar CO2 yang ideal untuk memacu fotosistesa antara 600-900 ppm. Pada pembudidayaan tanaman krisan dalam bangunan tertutup, seperti rumah plastik, greenhouse, dapat ditambahkan CO2, hingga mencapai kadar yang dianjurkan.
Ketika musim panen tiba, juga dibutuhkan ketelitian dalam memanennya. Tanaman krisan mulai berbunga pada umur 10–14 minggu setelah tanam, tergantung pada varietas atau kultivar. Hantoko menyebut, tanaman krisan siap dipanen setelah berumur tiga bulan. Saat panen yang paling tepat untuk krisan standar adalah ketika bunga telah setengah mekar atau 3-4 hari sebelum mekar penuh. Krisan tipe sprai dapat dipanen bila 75-80 persen dari seluruh kuntum bunga dalam satu tangkai telah mekar penuh.
Waktu panen yang paling baik adalah pagi hari saat temperatur udara tidak terlalu tinggi dan saat bunga krisan berturgor optimum. Hal yang penting diperhatikan dalam penentuan waktu panen adalah keadaan bunga tidak basah atau berembun atau sebab lain. Bunga yang basah akan mudah terserang cendawan penyebab penyakit busuk.
Pemanenan bunga krisan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dipotong tangkainya atau dicabut seluruh tanamannya. Setelah itu, dipisahkan tangkai bunga berdasarkan tipe bunga, warna dan varietasnya. Lalu dibersihkan dari daun-daun kering atau terserang hama, dan daun-daun tua pada pangkal tangkai dibuang.
Kriteria utama bunga potong meliputi penampilan yang baik, menarik, sehat atau bebas hama dan penyakit. Kriteria ini dibedakan menjadi 3 kelas yaitu: kelas satu untuk konsumen di hotel dan florist besar. Untuk kelas ini, panjang tangkai bunga lebih dari 70 sentimeter, diameter pangkal tangkai bunga lebih 5 milimeter. Sedangkan kelas dua dan tiga untuk konsumen rumah tangga, florits menengah dan dekorasi massal. Kelas ini panjang tangkai bunga kurang dari 70 sentimeter dan diameter pangkal tangkai bunga kurang dari 5 milimeter.
Analisa Ekonomi
Perkiraan analisa budidaya tanaman krisan seluas 0,5 hektar, dengan jarak tanam 10x10 sentimeter, biaya dan keuntungan dapat diasumsikan perhitungannya secara sederhana seperti berikut.
1. Biaya produksi
* Sewa lahan 1 tahun = Rp 1.500.000,-
* Bibit : 150.000 batang @ Rp 250,- = Rp. 37.500.000,-
* Pupuk dan kapur
- Pupuk kandang, Urea, ZA, SP-36, KCI, KN03, Kapur Pertanian, Pestisida: 150.000 x Rp 600,- = Rp 90.000.000,-
* Biaya tenaga kerja
- Penyiapan lahan, pemupukan, penanaman, dan pemeliharaan: 5 HKP @ Rp 10.000,- x 30 = Rp 1.500.000,- + 5 HKW @ Rp 8.000,- x 30 = Rp 1.200.000,-
* Biaya lain-lain (pajak, iuran, alat) = Rp 500.000,-
Jumlah biaya produksi = Rp 132.200.000,-
2. Pendapatan 150.000 tanaman @ Rp 1.000,- = Rp 150.000.000,-
3. Keuntungan = Rp 17.800.000,-
Keterangan:
HKP : Hari Kerja Pria
HKW : Hari Kerja Wanita
Sumber :
http://dongengdalam.blogspot.com
Kamis, 09 Mei 2013
DAMPAK POSITIF BUNGA DAHLIA BAGI TUBUH
Tengoklah apakah di pekarangan rumah Anda ada tanaman bunga Dahlia yang indah dan menakjubkan? Bunga Dahlia ini memiliki karakter fisik yang indah dan warna yang beragam seperti ungu, kuning, jingga, putih, dan kombinasinya.
Dahlia adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial), berbunga di musim panas sampai musim gugur. Dahlia adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini.
Umbi bunga Dahlia mengandung inulin yang merupakan polimer dari unit-unit fruktosa. Inulin ini merupakan salah satu komponen bahan pangan yang memiliki kandungan serat sangat tinggi.Inulin memiliki sifat larut dalam air dan tidak dapat dicerna oleh enzim-enzim pencernaan. Inulin ini memiliki fungsi sebagai probiotik. Probiotik ini ialah komponen yang berfungsi sebagai substrat mikroflora yang menguntungkan di dalam usus.
Dengan demikian, bertambah lagi tanaman yang memiliki manfaat besar buat kesehatan. Bunga Dahlia yang mengandung inulin bisa menjadi alternatif pengobatan bagi Anda yang sudah merasa bosan dengan konsumsi obat-obatan yang mengandung bahan-bahan kimia. Konsumsi inulin dalam jangka panjang tak akan berdampak buruk, sebaliknya akan memberikan dampak positif bagi tubuh
Rabu, 08 Mei 2013
10 Bunga Terlangka Dan Sulit Ditemui Didunia
Menurut para peneliti, ada lebih dari 270.000 macam bunga ada di bumi kita. Dari semua ragamnya, ada 10 bunga yang sangat jarang dijumpai. Apa sajakah itu? Berikut adalah ulasannya hanya untuk anda Sahabat Kutu yang dikutip dari laman apakabardunia.com
1. Bunga Bangkai

Bunga bangkai, atau Rafflesia Arnoldi (Amorphophallus titanum) merupakan bunga khas Indonesia. Tingginya bisa mencapai 180 cm dan diameter 90 cm. Bentuk bunga bangkai yang unik seolah berasal dari jaman prehistoric. Kabarnya, bunga ini paling besar di dunia. Dengan bau yang menyengat seperti bau bangkai, membuatnya disebut bunga bangkai. Masa berkembangnya sangat jarang, kalaupun mekar hanya bertahan seminggu saja.
2. Youtan Poluo

Bunga ini masih misteri, alias harus diteliti lebih lanjut. Karena belum ada sebutannya secara ilmiah (latin). Tampaknya, habitat Youtan ada di Cina. www.zootodays.blogspot.com
Seorang petani Cina, Ding menemukan tanaman aneh yang tumbuh di saluran pipa besi, demikian juga seseorang bernama Lushan melihat ada tumbuhan bertumbuh di mesin cuci miliknya. Konon, bunga ini hanya mekar sekali dalam 3000 tahun.
3. Yellow and Purple Lady Slippers
Namanya bagus, ya? Bunga bernama latin Cypripedium calceolus ini merupakan jenis anggrek yang sangat langka. Tumbuhnya di daratan Eropa, tapi susah sekali ditemui. Ada satu yang tumbuh di sebuah lapangan golf di Inggris. Begitu langkanya, sehingga area sekeliling bunga tersebut di bawah pengawasan kepolisian sejak 1917. Tujuannya agar tak ada orang yang mengambil dan... jangan sampai ada bola golf nyasar. Bagi yang ketahuan melanggar, dikenakan denda 5000 Dollar Amerika!
4. Ghost Orchid
Jenis anggrek langka lainnya adalah Ghost Orchid (Epipogium aphyllum/Dendrophylax lindenii). Anggrek yang satu ini tidak berdaun, artinya tidak menggunakan proses fotosintesis. Untuk itu membutuhkan jamur tertentu agar bisa diserap akar untuk menyerap makanan.
Ghost Orchid dapat ditemui di hutan Kuba, dan varietas lainnya juga ada di Florida. Mekar antara Juni - Agustus, tumbuh rendah dekat permukaan tanah, dan munculnya tiba-tiba seolah mengapung di batang pohon. Karena itulah di sebut anggrek hantu (Ghost Orchid).
5. Kadupul Flower

Epiphyllum oxypetalum nama latinnya, kita sebut saja Kadupul, berasal dari Sri Lanka dan memiliki makna rohani bagi umat Buddha. Unik, mekarnya hanya saat malam dan layu saat fajar datang.
6. Kokio

Sekarang kita ke Hawaii. ada satu bunga unik yakni Kokio atau Kokai cookei. Ditemukan sejak 1860, bunga ini susah dikembang-biakkan. Sehingga ada kabar sudah punah tahun 1950.
20 tahun kemudian dikabarkan ada bunga Kokio yang masih hidup, tapi lagi-lagi ada kebakaran di tahun 1978 menghancurkan populasi pohon Kokio setinggi 10-11 meter ini. Untungnya, ada yang bisa diselamatkan dan sekarang disebarkan ke 23 tempat terpisah di Hawaii.
7. Chocolate Cosmos

Bunga asli Meksiko yang telah punah di alam liar selama lebih dari 100 tahun. Namun, spesies ini bertahan sebagai klon tunggal yang disterilkan pada tahun 1902. Bunganya berwarna cokelat tua dengan diameter sekitar 3-4 cm. Seperti namanya, Cosmos Chocolate memancarkan aroma vanili di musim panas.
8. Parrots Beak

Diklasifikasikan sebagai bunga yang sangat langka sejak 1884, dan diyakini telah punah di alam liar, meskipun beberapa orang percaya mungkin masih hidup.
Tanaman ini berasal dari Kepulauan Canary. Di tahun 2008, percobaan telah dilakukan untuk melihat apakah bunga bernama latin Lotus berthelotii ini bisa menemukan penyerbuk baru, tapi, kabarnya belum berhasil.
9. The Jade Vine

The Vine Jade (Strongylodon macrobotrys) warnanya menarik, biru-hijau seperti cakar berbentuk bunga (atau seperti jantung pisang?). Bunga ini diserbuki oleh kelelawar yang menggantung terbalik sambil minum nektar.
Bunga ini sekarang semakin langka, hampir tidak terlihat lagi di alam liar dan diyakini terancam oleh deforestasi di Filipina. www.zootodays.blogspot.com
10. Campion

Nama ilmiahnya Silene tomentosa. Hanya ditemukan di Gibraltar, Campion pernah dianggap punah oleh komunitas ilmiah pada tahun 1992, ketika semua jejak tanaman lenyap. Kemudian pada tahun 1994, sebuah spesimen tunggal ditemukan oleh seorang pendaki di tebing tinggi Gibraltar.
Penemuan ini segera dikembangbiakkan di Bank Benih Milenium (proyek konservasi tumbuhan di dunia) dan sekarang sekarang tumbuh di Gibraltar Botanic Gardens Almeda, serta di Royal Botanic Gardens, London.
Senin, 06 Mei 2013
BUNGA PAGODA YANG AMPUH UNTUK PENGOBATAN

PENGOBATAN PENYAKIT DARI BUNGA PAGODA
Tanaman ini juga memiliki nama lain tumbak raja dan senggugu. Bagian mana saja yang berkhasiat dari tanaman bunga pagoda ?
Bunga pagoda merupakan tanaman perdu yang dapat tumbuh mencapai ketinggian 3 meter. Batang bunga pagoda memiliki bulu-bulu halus. Daunnya melebar, dengan panjang dapat mencapai 30 cm. Bunganya merupakan bunga manjemuk yang terdiri dari sekumpulan bunga-bunga kecil membentuk piramid.
Bagian Mana yang Bermanfaat dari Bunga Pagoda ?
Bagian yang sering digunakan adalah bunga, akar, dan daun bunga pagoda.
Apa Saja Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda ?
Bunga pagoda berkhasiat untuk menambah darah bagi pengidap anemia. Bunga pagoda memiliki rasa yang manis. Selain itu, bunga pagoda juga dapat digunakan untuk mengobati keputihan dan susah tidur.
Akar bunga pagoda dapat digunakan sebagai anti radang, mengurangi bengkak, serta menghancurkan darah yang beku. Rematik dan masalah pada pinggang dapat diatasi dengan ramuan akarnya.
Daun bunga pagoda juga dapat digunakan sebagai anti peradangan serta mengeluarkan nanah.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)

